Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Kamis, 23 April 2026 - 17:54 WIB
Baca Juga: Purbaya Sentil Proyek Whoosh dan LRT, Minim Pengawasan Bikin Biaya Bengkak Puluhan Triliun
"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir USD7,2 miliar (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Belum lagi daya angkut penumpang harian yang tidak sesuai ekspektasi kajian awal ikut menekan pembukuan negatif untuk PT KCIC. Pada semester I 2025 lalu, PT KCIC dilaporkan masih menelan kerugian sekitar Rp1,6 triliun, menyusut dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,3 triliun.
"Jadi tidak mungkin juga pendapatan Whoosh dalam setahun itu bisa menutup itu. Sehingga memang di luar jangkauan PT KAI sebagai lead konsorsium," tutupnya.
"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir USD7,2 miliar (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Belum lagi daya angkut penumpang harian yang tidak sesuai ekspektasi kajian awal ikut menekan pembukuan negatif untuk PT KCIC. Pada semester I 2025 lalu, PT KCIC dilaporkan masih menelan kerugian sekitar Rp1,6 triliun, menyusut dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp2,3 triliun.
"Jadi tidak mungkin juga pendapatan Whoosh dalam setahun itu bisa menutup itu. Sehingga memang di luar jangkauan PT KAI sebagai lead konsorsium," tutupnya.
(akr)
Lihat Juga :