Indonesia Perluas Pasar Ekspor ke Eropa, Bidik Ceruk Ekonomi Rp21 Triliun

Senin, 27 April 2026 - 20:48 WIB
Menurut dia, implementasi IEU-CEPA akan menjadi pintu masuk bagi ekspor Indonesia ke pasar Eropa yang potensinya mencapai Rp21 triliun. Selain itu, kerja sama tersebut juga diyakini mampu meningkatkan investasi dan memperkuat daya saing industri dalam negeri.

Dari sisi investasi, pemerintah mencatat realisasi penanaman modal pada triwulan I 2026 mencapai Rp498,79 triliun atau tumbuh 7,22 persen secara tahunan. Capaian ini turut menyerap tenaga kerja sebanyak 706.000 orang, mencerminkan dampak positif dari iklim investasi yang semakin kondusif.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Airlangga Jadi Ketua

Airlangga menambahkan, kebutuhan pembiayaan nasional diperkirakan terus meningkat seiring ekspansi ekonomi, dari sekitar Rp7.400 triliun pada 2026 menjadi Rp9.200 triliun pada 2029. Oleh karena itu, peran sektor keuangan, termasuk pasar modal, menjadi semakin strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan.

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi pasar modal sebagai sumber pendanaan melalui penawaran umum perdana saham (IPO). Namun, ketidakpastian global pada awal tahun membuat sejumlah rencana IPO masih berada dalam tahap pipeline.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!