Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
Kamis, 30 April 2026 - 15:09 WIB
Menurut Esther, hilirisasi nasional tahap II ini akan mampu memberikan nilai tambah dan ekonomi pengolahan dalam negeri. Selain itu lagi hilirisasi nasional tahap II ini dapat meningkatkan nilai ekspor dan menambah pendapatan negara secara signifikan. Esther mencontohkan pengolahan nikel, sawit dan tembaga.
Lebih jauh Esther juga menyoroti perlunya sentuhan inovasi dan teknologi. Penerapan teknologi modern dalam proses pengolahan, termasuk pembangunan fasilitas seperti smelter, hal tersebut dapat mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi. "Dengan demikian, hilirisasi tidak hanya menjadi proses industrialisasi, tetapi juga perjalanan menuju ekonomi yang lebih maju, adaptif, dan berkelanjutan."
Esther juga optimististis hilirisasi nasional tahap II ini mampu memberikan dampak sosial. "Penciptaan kawasan industri di daerah tentu saja akan berdampak membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani/petambang, dan kesejahteraan masyarakat lokal," kata dia.
Baca Juga : Daftar 13 Proyek Hilirisasi yang Diresmikan Prabowo Hari Ini, Nilainya Rp116 Triliun
Menjawab pentingnya sentuhan inovasi, dalam seremoni groundbreaking proyek hilirisasi tahap II di Cilacap (29/4), Presiden menegaskan bahwa hilirisasi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan terus dikaji, dengan keberanian untuk menyesuaikan rencana apabila tersedia teknologi yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih menguntungkan bagi rakyat, sehingga setiap keputusan benar-benar berbasis perhitungan objektif dan memberi dampak optimal.
Lebih jauh Esther juga menyoroti perlunya sentuhan inovasi dan teknologi. Penerapan teknologi modern dalam proses pengolahan, termasuk pembangunan fasilitas seperti smelter, hal tersebut dapat mendorong efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kualitas hasil produksi. "Dengan demikian, hilirisasi tidak hanya menjadi proses industrialisasi, tetapi juga perjalanan menuju ekonomi yang lebih maju, adaptif, dan berkelanjutan."
Esther juga optimististis hilirisasi nasional tahap II ini mampu memberikan dampak sosial. "Penciptaan kawasan industri di daerah tentu saja akan berdampak membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani/petambang, dan kesejahteraan masyarakat lokal," kata dia.
Baca Juga : Daftar 13 Proyek Hilirisasi yang Diresmikan Prabowo Hari Ini, Nilainya Rp116 Triliun
Menjawab pentingnya sentuhan inovasi, dalam seremoni groundbreaking proyek hilirisasi tahap II di Cilacap (29/4), Presiden menegaskan bahwa hilirisasi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan terus dikaji, dengan keberanian untuk menyesuaikan rencana apabila tersedia teknologi yang lebih baik, lebih efisien, dan lebih menguntungkan bagi rakyat, sehingga setiap keputusan benar-benar berbasis perhitungan objektif dan memberi dampak optimal.
Lihat Juga :