Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar

Jum'at, 01 Mei 2026 - 15:59 WIB
Vita mengatakan capaian tersebut menunjukkan resiliensi perusahaan di tengah tantangan industri semen nasional yang masih menghadapi kondisi overcapacity serta tekanan geopolitik global yang berdampak pada kenaikan harga energi dan bahan baku.

"Kami berhasil menjaga tren kinerja positif pada kuartal I tahun 2026 berkat disiplin menjalankan transformasi bisnis. Pencapaian ini membuat kami semakin yakin bahwa langkah strategis yang ditempuh berada di jalur yang tepat," katanya.

Baca Juga: Investasi Rp1,4 Triliun, SIG Siapkan Fasilitas Ekspor 1 Juta Ton Semen

Selain memperkuat pasar domestik, SIG juga mendorong pengembangan pasar ekspor. Melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bersama Taiheiyo Cement Corporation, perusahaan telah menyelesaikan pengembangan dermaga dan fasilitas produksi ekspor di Tuban, Jawa Timur, yang ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Menurut SIG, penguatan ekspor menjadi strategi penting untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah kelebihan kapasitas industri semen domestik. Perusahaan menilai pasar ekspor berpotensi memberikan margin lebih tinggi, tidak hanya ke Amerika Serikat tetapi juga ke sejumlah negara lain.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!