Rupiah Masih Ambruk, Awal Mei 2026 Sentuh Rp17.394 per Dolar AS

Senin, 04 Mei 2026 - 17:26 WIB
Adapun Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan serangan tersebut telah menyebabkan kerusakan signifikan pada pelabuhan terminal minyak. Serangan itu juga mengenai sebuah kapal tanker minyak, sebuah kapal rudal kecil kelas Karakurt Rusia, dan sebuah kapal patroli di Laut Baltik, katanya di Telegram.

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 surplus USD3,32 miliar. Surplus ini USD3,32 miliar dibanding catatan pada Februari 2026 yang senilai USD1,27 miliar.

Kondisi surplus itu disebabkan nilai ekspor sebesar USD22,53 miliar atau turun 3,10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan impor USD19,21 miliar atau tumbuh 1,51%. Sebagai catatan ini adalah surplus dalam 70 bulan beruntun sejak Mei 2020.

Surplus Maret 2026 ditopang oleh komoditas nonmigas surplus USD5,21 miliar. Komoditi penyumbang terutama minyak dan lemak hewan nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja. Komoditas migas defisit USD1,89 miliar dengan komoditas penyumbang defisit minyak mentah, hasil minyak, dan gas.

Baca Juga: Rupiah Terpuruk ke Level Terendah Sepanjang Sejarah, Tembus Rp17.300 per Dolar AS

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!