Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten

Jum'at, 08 Mei 2026 - 18:18 WIB
Selain memberikan ruang ekspresi, platform ini membuka peluang karier profesional bagi para desainer, motion artist, hingga kreator kecerdasan buatan (AI) melalui mekanisme monetisasi. Hal ini memungkinkan kreativitas tidak lagi sekadar menjadi hobi, melainkan instrumen ekonomi yang produktif bagi masyarakat luas tanpa terbatas oleh kendala geografis.

Pemenang penghargaan Best Template Production CapCut Gala 2026, Abu Laist, mengungkapkan bahwa teknologi digital memungkinkan kreator dari daerah, seperti Lampung, untuk menembus pasar regional Asia Tenggara. Kemudahan akses teknologi ini membantu para pelaku usaha kreatif mandiri dalam memperluas jangkauan karya serta membuka peluang kolaborasi lintas negara.

Baca Juga: Irfan Bahtiar Ungkap Rahasia Sukses Ngonten dengan Pahami Kebutuhan Audiens

Dukungan teknologi yang diberikan mencakup fitur utilitas berbasis AI seperti text-to-image dan AI poster yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas. Fitur-fitur tersebut memungkinkan siapa pun menghasilkan konten video berkualitas tinggi dalam waktu singkat, sehingga menurunkan hambatan teknis bagi pemula yang ingin terjun ke industri kreatif.

Ke depan, CapCut berkomitmen untuk terus menjadi mitra pertumbuhan bagi kreator Indonesia dengan menghadirkan teknologi yang relevan dan peluang nyata. Transformasi digital ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan kompetitif di kancah global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!