Harga Minyak Dunia Tergantung Mood Trump! Naik-Turun Cuma Gara-gara Presiden AS Kurang Tidur

Sabtu, 09 Mei 2026 - 19:18 WIB
“Jika dia bangun dalam suasana hati yang baik, harga minyak turun. Jika dia bangun dengan mood buruk dan mengeluarkan pernyataan (provokatif), otomatis harga minyak langsung melesat,” sindirnya.

Pasar Energi Gemetar

Komentar Fico bukan tanpa alasan. Harga minyak mentah Brent sempat meroket hampir 7% hingga menembus USD126 per barel pada sesi perdagangan Jumat lalu. Lonjakan ini terjadi tepat setelah situs berita Axios melaporkan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) telah menyiapkan rencana serangan singkat dan kuat ke Iran untuk memecah kebuntuan negosiasi.

Pasar global saat ini sangat sensitif terhadap sinyal politik dari Gedung Putih. Sejak perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari, volatilitas energi telah mencapai titik didih.

Iran melarang kapal musuh melintasi jalur nadi energi, Selat Hormuz yang menangani seperlima perdagangan dunia tersebut. Teheran lantas membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di berbagai negara Timur Tengah.

Baca Juga: Dunia Siaga Satu! Harga Minyak Dunia Mendidih Tembus USD126 per Barel, Rekor Tertinggi Sejak 2022
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!