Melejit ke 5,61 Persen, Investasi Berkontribusi Vital bagi Raport Hijau Ekonomi Nasional
Sabtu, 09 Mei 2026 - 22:29 WIB
“Yang paling penting dari investasi adalah dampaknya kepada masyarakat. Ketika investasi mampu menyerap lebih dari 706 ribu tenaga kerja hanya dalam satu kuartal, artinya ada efek langsung terhadap pendapatan masyarakat, konsumsi rumah tangga, dan penguatan ekonomi nasional, ini luar biasa” tutup Dr. Iswadi.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Triwulan I 2025. Secara kuartalan, capaian ini juga meningkat 0,4 persen dibanding Triwulan IV 2025.
"Target investasi pada 2026 adalah Rp 2.041,3 triliun. Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 kurang lebih 24,4 persen dari total target investasi pada tahun 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun," kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, (23/04/2026).
Kemudian, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan secara nominal produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai Rp 6.187,2 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB). Sementara berdasarkan harga konstan (ADHK) sebesar Rp 3.447,7 triliun.
"Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan I 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.187,2 triliun dan atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.447,7 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau secara year on year tumbuh 5,61%," kata Amalia dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi Triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Triwulan I 2025. Secara kuartalan, capaian ini juga meningkat 0,4 persen dibanding Triwulan IV 2025.
"Target investasi pada 2026 adalah Rp 2.041,3 triliun. Realisasi investasi pada Triwulan I 2026 kurang lebih 24,4 persen dari total target investasi pada tahun 2026 yang sebesar Rp 2.041,3 triliun," kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, (23/04/2026).
Kemudian, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan secara nominal produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada triwulan I 2026 mencapai Rp 6.187,2 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB). Sementara berdasarkan harga konstan (ADHK) sebesar Rp 3.447,7 triliun.
"Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan I 2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.187,2 triliun dan atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.447,7 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 bila dibandingkan triwulan I 2025 atau secara year on year tumbuh 5,61%," kata Amalia dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
(unt)
Lihat Juga :