Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
Minggu, 17 Mei 2026 - 11:57 WIB
"Namun demikian, di tengah berbagai risiko yang berasal dari dinamika global tersebut, kinerja perbankan Indonesia secara umum tetap solid dengan profil risiko terjaga serta fungsi intermediasi yang berjalan baik. Permodalan perbankan juga dipandang masih cukup kuat untuk menjadi bantalan mitigasi risiko dalam mengantisipasi kondisi ketidakpastian global," kata Dian.
Berdasarkan data OJK, Pada Maret 2026, kinerja permodalan perbankan terjaga tinggi tercermin dari rasio CAR sebesar 25,09%. Lebih lanjut, risiko kredit perbankan juga tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio NPL di bawah 3%, yakni sebesar 2,14%, serta tren coverage pencadangan CKPN yang relatif stabil.
"OJK juga senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah serta pemangku kepentingan terkait, termasuk yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna memperkuat bauran kebijakan, monitoring, dan melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :