Kabar Damai Selat Hormuz Picu Aksi Buang Dolar di Pasar Asia
Senin, 25 Mei 2026 - 10:55 WIB
Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Foto/Dok
JAKARTA - Pasar keuangan Asia dikejutkan oleh pelemahan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026). Ambruknya Greenback dipicu oleh kembalinya keberanian para investor dunia untuk memburu aset-aset berisiko (risk appetite), menyusul tanda-tanda positif dibukanya kembali Selat Hormuz .
Sentimen damai ini tidak hanya menumbangkan Dolar AS (USD), tetapi juga berhasil menyeret harga minyak mentah dunia jatuh bebas hingga ke bawah level psikologis USD100 per barel. Pasar tampaknya mulai mengabaikan sikap kehati-hatian dari pemerintahan Donald Trump yang mencoba mendinginkan tensi kesepakatan dengan Iran.
Meskipun likuiditas pasar di kawasan Asia cenderung menipis karena banyak bursa global tutup memperingati hari libur, Dolar AS terpantau loyo di hadapan hampir seluruh mata uang utama dunia. Baca Juga: Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan
Sentimen damai ini tidak hanya menumbangkan Dolar AS (USD), tetapi juga berhasil menyeret harga minyak mentah dunia jatuh bebas hingga ke bawah level psikologis USD100 per barel. Pasar tampaknya mulai mengabaikan sikap kehati-hatian dari pemerintahan Donald Trump yang mencoba mendinginkan tensi kesepakatan dengan Iran.
Meskipun likuiditas pasar di kawasan Asia cenderung menipis karena banyak bursa global tutup memperingati hari libur, Dolar AS terpantau loyo di hadapan hampir seluruh mata uang utama dunia. Baca Juga: Influencer Sebut Rupiah Ambruk Untungkan Indonesia, Ekonom: Menyesatkan
Lihat Juga :