Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas

Selasa, 02 Juni 2026 - 13:41 WIB
Meski demikian, pihaknya menegaskan perusahaan tidak akan sepenuhnya membebankan kenaikan biaya produksi kepada konsumen. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Baca Juga: Rupiah Kian Merana, Dolar AS Tembus Rp17.880 Sore Ini

Sebagai langkah mitigasi, perusahaan melakukan berbagai program efisiensi di lini produksi guna menekan biaya. Upaya ini diharapkan dapat menahan laju kenaikan harga produk di pasar.

Sementara itu, tekanan terhadap industri semakin diperkuat oleh pelemahan rupiah di pasar keuangan. Pada pembukaan perdagangan, mata uang rupiah tercatat melemah ke level Rp17.885 per dolar AS, mencerminkan penurunan signifikan yang menambah tekanan bagi sektor yang bergantung pada impor.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!