Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:53 WIB
"AI, pertama dan terutama, harus dilihat sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi, bukan untuk menggantikan manusia. Itulah mengapa membekali pekerja dengan kompetensi baru di bidang teknologi menjadi prioritas utama saat ini, khususnya bagi sistem pendidikan tinggi kami," tegas Golikova.

Meski begitu, ia tidak menampik adanya pergeseran fungsi kerja. Jika sekitar 30% dari potensi teknologi AI ini berhasil direalisasikan, permintaan tenaga kerja tradisional diprediksi akan menyusut sekitar 10%. Namun, alih-alih menghapus profesi secara total, AI akan mengubah jenis tugas yang dilakukan manusia sehari-hari.

Berdasarkan analisis pemerintah Rusia, tiga sektor utama yang paling cepat merasakan hantaman dan transformasi akibat revolusi robotik ini adalah sektor ritel (perdagangan eceran), sektor logistik (pengiriman barang), dan sektor pergudangan (warehousing).

Sebagai informasi, ajang tahunan SPIEF 2026 yang sering dijuluki sebagai 'Davos-nya Rusia' ini berlangsung sukses dengan menyambut sekitar 20.000 pelaku bisnis, politisi, dan tokoh publik terkemuka dari lebih dari 100 negara di dunia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!