Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Senin, 15 Juni 2026 - 16:53 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan, Senin (15/6/2026) dengan kenaikan 151 poin atau sekitar 0,85% ke level Rp17.708 per dolar AS. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan, Senin (15/6/2026) dengan kenaikan 151 poin atau sekitar 0,85% ke level Rp17.708 per dolar AS. Tren pemulihan mata uang Garuda juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana menyentuh angka Rp17.719 dari sesi sebelumnya Rp17.921.
Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, bahwa salah satu sentimen datang dari Presiden AS Donald Trump dan wakil menteri luar negeri Iran mengatakan, mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dan melanjutkan lalu lintas melalui Selat Hormuz.
“AS dan Iran akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada hari Jumat, kata perdana menteri Pakistan, yang negaranya telah bertindak sebagai mediator. Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Selat Hormuz akan dibuka ‘bebas biaya’ dan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran juga akan berakhir,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, mengatakan draf kesepakatan tersebut menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari di bawah pengaturan Iran. Dunia telah kehilangan jutaan barel pasokan minyak dan gas sejak perang menutup Selat Hormuz, titik penting bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, selama lebih dari tiga bulan.
Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, bahwa salah satu sentimen datang dari Presiden AS Donald Trump dan wakil menteri luar negeri Iran mengatakan, mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dan melanjutkan lalu lintas melalui Selat Hormuz.
“AS dan Iran akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada hari Jumat, kata perdana menteri Pakistan, yang negaranya telah bertindak sebagai mediator. Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa Selat Hormuz akan dibuka ‘bebas biaya’ dan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran juga akan berakhir,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, mengatakan draf kesepakatan tersebut menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari di bawah pengaturan Iran. Dunia telah kehilangan jutaan barel pasokan minyak dan gas sejak perang menutup Selat Hormuz, titik penting bagi seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, selama lebih dari tiga bulan.
Lihat Juga :