Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Kamis, 18 Juni 2026 - 18:44 WIB
Setiap potensi kerusakan ditargetkan ditangani maksimal 2x24 jam sejak teridentifikasi. Didukung kesiapsiagaan petugas operasional 24 jam di seluruh ruas tol Jasa Marga Group.
Di Juni 2026, Jasa Marga secara masif melakukan kegiatan preservasi di sejumlah ruas tol, di antaranya yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger), Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas perkerasan jalan dan memastikan kondisi jalan tetap optimal dalam melayani mobilitas masyarakat, terutama di menjelang periode libur sekolah.
Rivan menjelaskan, akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Jasa Marga mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. ”Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," tambahnya.
Seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Oleh karena itu, mayoritas kegiatan preservasi dijadwalkan pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif lebih rendah.
Jasa Marga secara rutin memperbarui jadwal serta lokasi pekerjaan preservasi secara real-time melalui aplikasi Travoy dan akun media sosial resmi Jasa Marga Group. Selain itu, Jasa Marga juga menyediakan informasi pekerjaan preservasi melalui layanan One Call Center 133. Informasi ini memungkinkan pengguna jalan memperoleh pembaruan kondisi lalu lintas terkini serta menentukan rute alternatif yang lebih optimal untuk menghindari potensi kepadatan selama pekerjaan preservasi berlangsung.
Di Juni 2026, Jasa Marga secara masif melakukan kegiatan preservasi di sejumlah ruas tol, di antaranya yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jalan Tol Jakarta-Tangerang (Janger), Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) dan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas perkerasan jalan dan memastikan kondisi jalan tetap optimal dalam melayani mobilitas masyarakat, terutama di menjelang periode libur sekolah.
Rivan menjelaskan, akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern. Jasa Marga mengoperasikan kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. ”Data hasil pemindaian tersebut langsung diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan penanganan taktis oleh tim di lapangan," tambahnya.
Seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas. Oleh karena itu, mayoritas kegiatan preservasi dijadwalkan pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif lebih rendah.
Jasa Marga secara rutin memperbarui jadwal serta lokasi pekerjaan preservasi secara real-time melalui aplikasi Travoy dan akun media sosial resmi Jasa Marga Group. Selain itu, Jasa Marga juga menyediakan informasi pekerjaan preservasi melalui layanan One Call Center 133. Informasi ini memungkinkan pengguna jalan memperoleh pembaruan kondisi lalu lintas terkini serta menentukan rute alternatif yang lebih optimal untuk menghindari potensi kepadatan selama pekerjaan preservasi berlangsung.
Lihat Juga :