Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Selasa, 23 Juni 2026 - 10:23 WIB
Melalui sinergi pemerintah dan dunia usaha, Pertamina dan Kemnaker mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berbudaya keselamatan.
Menaker RI Yassierli mengapresiasi sinergi dan dukungan yang diberikan Pertamina kepada Kemnaker. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia, dan Kemnaker siap mengawal implementasinya.
“Dengan kolaborasi inilah, kita yakin bahwa tantangan apa pun kita bisa hadapi bersama,” pungkasnya.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, mengatakan bahwa kolaborasi Pertamina dan Kemnaker merupakan langkah strategis dan fundamental, terlebih di tengah dinamika global serta tuntutan transisi energi. Menurutnya, keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset atau penguasaan teknologi, tetapi juga kualitas SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
"Investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi manusia. Pengembangan kompetensi, peningkatan produktivitas, serta pembentukan budaya HSSE yang unggul merupakan fondasi penting keberlanjutan perusahaan sekaligus kontribusi nyata mendukung ketahanan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Iriawan menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus memberdayakan potensi masyarakat sekitar wilayah operasi melalui pendekatan creating shared value dan ekonomi sirkular.
Menaker RI Yassierli mengapresiasi sinergi dan dukungan yang diberikan Pertamina kepada Kemnaker. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Indonesia, dan Kemnaker siap mengawal implementasinya.
“Dengan kolaborasi inilah, kita yakin bahwa tantangan apa pun kita bisa hadapi bersama,” pungkasnya.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, mengatakan bahwa kolaborasi Pertamina dan Kemnaker merupakan langkah strategis dan fundamental, terlebih di tengah dinamika global serta tuntutan transisi energi. Menurutnya, keberlanjutan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset atau penguasaan teknologi, tetapi juga kualitas SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
"Investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi manusia. Pengembangan kompetensi, peningkatan produktivitas, serta pembentukan budaya HSSE yang unggul merupakan fondasi penting keberlanjutan perusahaan sekaligus kontribusi nyata mendukung ketahanan ekonomi nasional,” ungkapnya.
Iriawan menambahkan, kerja sama ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus memberdayakan potensi masyarakat sekitar wilayah operasi melalui pendekatan creating shared value dan ekonomi sirkular.
Lihat Juga :