Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Rabu, 01 Juli 2026 - 10:37 WIB
Gaikindo meminta pemerintah memperluas kebijakan stimulus untuk seluruh jenis kendaraan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta pemerintah memperluas kebijakan stimulus untuk seluruh jenis kendaraan demi menjaga pertumbuhan dan daya saing industri otomotif nasional. Dukungan yang setara dinilai penting agar seluruh pelaku industri, mulai dari kendaraan konvensional hingga elektrifikasi, memperoleh peluang pengembangan yang sama di tengah transformasi industri otomotif global.
"Gaikindo melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor," ujar Ketua Harian Gaikindo Anton Kumontoy dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Anton mengatakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap industri otomotif adalah fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS), yakni pembebasan bea masuk atas impor bahan baku dan komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Berdasarkan catatan Gaikindo, realisasi impor melalui skema tersebut pada periode Juli 2008 hingga Desember 2025 mencapai sekitar 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD800 miliar. Dari total 74 perusahaan pengguna fasilitas itu, sebanyak 57 perusahaan berasal dari sektor otomotif.
"Gaikindo melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor," ujar Ketua Harian Gaikindo Anton Kumontoy dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: Heboh! Penjualan Mobil Nasional April 2026 Tembus 80 Ribu Unit, Rekor Baru Pasca-Lebaran
Anton mengatakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap industri otomotif adalah fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS), yakni pembebasan bea masuk atas impor bahan baku dan komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri. Berdasarkan catatan Gaikindo, realisasi impor melalui skema tersebut pada periode Juli 2008 hingga Desember 2025 mencapai sekitar 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD800 miliar. Dari total 74 perusahaan pengguna fasilitas itu, sebanyak 57 perusahaan berasal dari sektor otomotif.
Lihat Juga :