Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah

Selasa, 07 Juli 2026 - 12:25 WIB
Rupee tercatat telah kehilangan lebih dari 1% nilainya hanya dalam enam sesi perdagangan terakhir. Bahkan pada perdagangan Senin kemarin, rupee sempat terjembab mendekati level psikologis 95,50 per dolar AS untuk pertama kalinya dalam satu bulan terakhir.

Napas lega sempat berhembus usai rupee menguat ke level 94 -berkat anjloknya harga minyak dunia dan intervensi agresif dari Bank Sentral India (RBI)- kini dilaporkan telah resmi berakhir. Rupee kembali ke posisi defensif dan rawan ambruk.

"Biasanya, melemahnya dolar adalah obat paling mujarab bagi Rupee untuk mengambil napas. Tapi kali ini, hal itu sama sekali tidak terjadi. Inilah anomali yang wajib kita waspadai bersama," tulis lembaga analisis finansial CR Forex yang berbasis di Mumbai dalam laporan resminya.

3 Biang Kerok yang Diam-Diam Mencekik Rupee

Mengapa mata uang negeri Bollywood ini mendadak loyo di tengah melemahnya sang raja uang (Dolar AS)? Para pialang mata uang menunjuk tiga faktor utama. Baca Juga: Strategi Baru Dedolarisasi BRICS, India Izinkan 30 Negara Berdagang dengan Rupee



Pertama yakni tingginya permintaan importir lokal, dimana para importir India dilaporkan terus melakukan perburuan dolar secara rutin untuk mengamankan transaksi mereka, menguras pasokan valas domestik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!