Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun

Selasa, 07 Juli 2026 - 18:15 WIB
"Sudah kan Rp200 triliun, tambah Rp100 triliun, tambah Rp100 triliun," ujarnya. Saat ditanya mengenai besaran yang diterima masing-masing bank, ia mengatakan pembagiannya kemungkinan dilakukan secara proporsional, meski mengaku tidak mengingat rinciannya.

Ia menjelaskan dana SAL tersebut ditempatkan dalam tiga skema untuk menjaga fleksibilitas likuiditas pemerintah. Sebanyak Rp200 triliun ditempatkan hingga akhir tahun anggaran, Rp100 triliun dievaluasi setiap tiga bulan, sedangkan Rp100 triliun sisanya bersifat fleksibel dan dapat keluar masuk sesuai kebutuhan kas negara.

"Yang Rp200 triliun sampai akhir tahun. Yang Rp100 triliun tiga bulan sekali dilihat. Yang Rp100 triliun keluar masuk atau fleksibel, karena kita juga harus mengantisipasi kalau sewaktu-waktu perlu dana," kata Purbaya.

Menurut dia, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas likuiditas di sistem keuangan. Jika pemerintah menarik kembali dana SAL dari perbankan, bank sentral akan membantu menjaga pasokan likuiditas agar tidak mengganggu kondisi pasar.

"Tapi nanti pelan-pelan BI juga akan mengisi. Kalau dana kita tarik, BI akan mengisi juga. Jadi pelan-pelan suplai uang di sistem akan lebih stabil dibanding sebelumnya," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!