Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Kamis, 16 Juli 2026 - 08:03 WIB
Iran mengancam menghentikan seluruh ekspor energi dari kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) kembali memberlakukan blokade laut terhadap Teheran. FOTO/The Time
TEHERAN - Iran mengancam menghentikan seluruh ekspor energi dari kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) kembali memberlakukan blokade laut terhadap Teheran dan meningkatkan serangan udara sebagai balasan atas serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Eskalasi terbaru itu memicu kekhawatiran perang terbuka kembali pecah serta mengancam pasokan energi global.
"Ekspor minyak dan gas dari kawasan ini akan berlaku untuk semua atau tidak untuk siapa pun," demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Rabu, sebagai respons atas blokade yang kembali diberlakukan AS dikutip dari AP, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Militer AS menyatakan telah melancarkan gelombang serangan terhadap puluhan sasaran militer Iran dalam semalam, kemudian kembali menggempur sejumlah target pada siang hari. Salah satu sasaran utama adalah Pulau Greater Tunb yang berada di Selat Hormuz dan dinilai memiliki posisi strategis untuk mengendalikan jalur pelayaran energi dunia. Serangan juga menyasar instalasi pertahanan serta lokasi rudal milik Iran.
"Ekspor minyak dan gas dari kawasan ini akan berlaku untuk semua atau tidak untuk siapa pun," demikian pernyataan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Rabu, sebagai respons atas blokade yang kembali diberlakukan AS dikutip dari AP, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Militer AS menyatakan telah melancarkan gelombang serangan terhadap puluhan sasaran militer Iran dalam semalam, kemudian kembali menggempur sejumlah target pada siang hari. Salah satu sasaran utama adalah Pulau Greater Tunb yang berada di Selat Hormuz dan dinilai memiliki posisi strategis untuk mengendalikan jalur pelayaran energi dunia. Serangan juga menyasar instalasi pertahanan serta lokasi rudal milik Iran.
Lihat Juga :