Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
Kamis, 16 Juli 2026 - 10:55 WIB
Cyber Breaker mengusung konsep cyber esports dengan memadukan live hacking battle, edukasi publik, competitive storytelling, serta pengalaman pertandingan ala esports. Setelah melalui babak penyisihan secara daring, delapan tim terbaik melaju ke fase liga dan playoff, sebelum tiga tim bersaing di babak final secara luring untuk memperebutkan gelar juara.
Rheza mengatakan Cyber Breaker dirancang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sebagai wadah pengembangan talenta yang mempertemukan peserta dengan komunitas, perusahaan, dan pemangku kepentingan. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengasah kemampuan teknis, memperluas jaringan profesional, sekaligus memperoleh peluang berkarier di industri keamanan siber.
Baca Juga: Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Pada penyelenggaraan tahun ini, Peris.ai juga memperkenalkan Cyber Breaker Bounty – Live Bug Bounty Showcase, yakni program yang mempertemukan perusahaan dengan ethical hacker melalui mekanisme responsible disclosure. Seluruh pengujian keamanan dilakukan secara legal dan terbatas pada aset yang telah memperoleh persetujuan perusahaan, sementara hasil temuannya hanya disampaikan kepada pihak terkait.
Grand Final Cyber Breaker Competition Season 3 didukung PT Satria Siber Nusantara sebagai sponsor utama dan dihadiri perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), RRQ, serta pelaku industri keamanan siber. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem keamanan siber nasional sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif digital berbasis talenta teknologi.
Rheza mengatakan Cyber Breaker dirancang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sebagai wadah pengembangan talenta yang mempertemukan peserta dengan komunitas, perusahaan, dan pemangku kepentingan. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengasah kemampuan teknis, memperluas jaringan profesional, sekaligus memperoleh peluang berkarier di industri keamanan siber.
Baca Juga: Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Pada penyelenggaraan tahun ini, Peris.ai juga memperkenalkan Cyber Breaker Bounty – Live Bug Bounty Showcase, yakni program yang mempertemukan perusahaan dengan ethical hacker melalui mekanisme responsible disclosure. Seluruh pengujian keamanan dilakukan secara legal dan terbatas pada aset yang telah memperoleh persetujuan perusahaan, sementara hasil temuannya hanya disampaikan kepada pihak terkait.
Grand Final Cyber Breaker Competition Season 3 didukung PT Satria Siber Nusantara sebagai sponsor utama dan dihadiri perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), RRQ, serta pelaku industri keamanan siber. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem keamanan siber nasional sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif digital berbasis talenta teknologi.
(nng)
Lihat Juga :