Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Kamis, 16 Juli 2026 - 15:26 WIB
"Anak anak tanimbar dan kabupaten Maluku Barat Daya, sebagian sudah dikirim untuk sekolah di Cepu, di Akademi Migas. Kemudian keluaran mereka akan kita serap untuk bekerja di blok Masela. Nanti Petronas dan Pertamina, lapangan kerja profesional, dari tier satu dulu, kalau suda habis baru ke luar," tambahnya.
Sehingga dengan serapan tenaga kerja baru itu, diharapkan mampu mendorong perekonomian daerah. Bahlil menyebut pertumbuhan ekonomi melalui kontribusi terhadap PDB nasional sekitar USD137,8 miliar, serta peningkatan PDRB Provinsi Maluku sebesar USD95 miliar, dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar yang disertai peningkatan pendapatan rumah tangga secara nasional.
"Ini adalah sebagai bentuk dukungan daripada blok ini mempergunakan juga adalah transisi energi penurunan emisi melalui pembangunan fasilitas carbon capture and storage (CCS) yang akan menangkap menyimpan emisi karbon dioksida dari proses produksi," tambah Bahlil.
Pada kesempatan itu, Bahlil juga mengungkit dampak lain terhadap perekonomian daerah dari hadirnya investasi yang baru terealisasi 28 tahun ini. Misalnya, Pemerintah Daerah akan mendapatkan Hak Kelola Participating Interest (PI) sebesar 10% bagi BUMD Maluku.
Baca Juga: Bahlil Sebut Kunjungan Prabowo ke Jepang Percepat Transisi Energi dan Pengembangan Blok Masela
Sehingga dengan serapan tenaga kerja baru itu, diharapkan mampu mendorong perekonomian daerah. Bahlil menyebut pertumbuhan ekonomi melalui kontribusi terhadap PDB nasional sekitar USD137,8 miliar, serta peningkatan PDRB Provinsi Maluku sebesar USD95 miliar, dan PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebesar USD92 miliar yang disertai peningkatan pendapatan rumah tangga secara nasional.
"Ini adalah sebagai bentuk dukungan daripada blok ini mempergunakan juga adalah transisi energi penurunan emisi melalui pembangunan fasilitas carbon capture and storage (CCS) yang akan menangkap menyimpan emisi karbon dioksida dari proses produksi," tambah Bahlil.
Pada kesempatan itu, Bahlil juga mengungkit dampak lain terhadap perekonomian daerah dari hadirnya investasi yang baru terealisasi 28 tahun ini. Misalnya, Pemerintah Daerah akan mendapatkan Hak Kelola Participating Interest (PI) sebesar 10% bagi BUMD Maluku.
Baca Juga: Bahlil Sebut Kunjungan Prabowo ke Jepang Percepat Transisi Energi dan Pengembangan Blok Masela
Lihat Juga :