Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global

Senin, 20 Juli 2026 - 08:40 WIB


Sumber regional yang dekat dengan lingkaran kekuasaan Teheran membeberkan bahwa strategi ini sengaja dirancang untuk menekan Washington dengan cara melambungkan biaya ekonomi global hingga ke titik yang tak tertahankan.

"Menutup selat itu (Bab el-Mandeb) sama sekali tidak sulit. Siapa pun yang memegang senapan serbu bisa mengacaukan pelayaran. Anda tidak butuh rudal super canggih untuk menghentikan kapal-kapal tanker itu lewat," ungkap salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan indentitasnya terkait informasi sensitif yang disampaikan.

Kondisi di lapangan menunjukkan situasi yang sangat kritis. Sumber yang dekat dengan kelompok Houthi menyatakan bahwa persiapan militer telah rampung 100%.

Baca Juga: Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa

Rudal-rudal taktis dan armada drone penyerang telah disebar di dataran tinggi Yaman, menghadap langsung ke Selat Bab el-Mandeb -gerbang utama Laut Merah- serta Teluk Aden dan Hodeidah. Mereka kini hanya tinggal menunggu perintah final untuk melepaskan tembakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!