APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Selasa, 21 Juli 2026 - 15:33 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (21/7/2026). FOTO/Anggie Ariesta
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit Rp196,5 triliun sepanjang Semester I 2026. Angka defisit tersebut setara dengan 0,76% dari Produk Domestik Bruto (PDB) terjadi karena realisasi pendapatan negara masih berada di bawah total penyerapan belanja.
"Kinerja APBN hingga Semester I 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat. APBN terus berperan sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan agenda pelaksanaan agenda pembangunan nasional," ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Hingga akhir Juni 2026, penerimaan negara terkumpul sebesar Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4% secara tahunan (year on year/yoy). Di saat bersamaan, belanja negara terealisasi mencapai Rp1.656 triliun, atau tumbuh 17,8%.
"Kinerja APBN hingga Semester I 2026 tetap menunjukkan hasil yang kuat. APBN terus berperan sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan agenda pelaksanaan agenda pembangunan nasional," ujar Purbaya dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Hingga akhir Juni 2026, penerimaan negara terkumpul sebesar Rp1.459,4 triliun atau tumbuh 21,4% secara tahunan (year on year/yoy). Di saat bersamaan, belanja negara terealisasi mencapai Rp1.656 triliun, atau tumbuh 17,8%.
Lihat Juga :