Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WIB
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan atas arahan Presiden Prabowo. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tidak jadi dibubarkan diganti Société Générale de Surveillance (SGS). Hal itu diuangkapkan Presiden Prabowo Subianto karena telah melihat adanya perbaikan kinerja.

"Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai, kalau dulu dia bilang bubarkan, sekarang dia pernah bilang di salah satu rapat dengan kabinet, Bea Cukai bisa diperbaiki dan harus bisa diperbaiki. Itu adalah sinyal yang clear bahwa ada perkembangan positif di Bea Cukai yang diakui oleh pimpinan kita, jadi kemungkinannya si Bea Cukai akan tetap bertahan," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Selasa (21/7/2026).



Baca Juga: Purbaya Ancam Bubarkan Bea Cukai, 16.000 Pegawai Dirumahkan

Purbaya menyebutkan pembenahan performa Bea Cukai tak lepas dari rotasi dan perombakan struktural pada jajaran pimpinan. Saat ini, posisi-posisi penting dalam direktorat tersebut telah diisi oleh pejabat yang dinilai berintegritas. Dampak dari pembenahan tersebut terlihat pada peningkatan penerimaan Bea Cukai yang tumbuh sekitar 7%, serta penurunan peredaran barang-barang selundupan di pasar secara signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!