Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:06 WIB
Selain BI-FAST, transaksi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga mencatat pertumbuhan signifikan. Volume transaksi QRIS meningkat 100,12% secara tahunan pada triwulan II 2026, didorong bertambahnya jumlah pengguna dan merchant yang memanfaatkan sistem pembayaran berbasis kode QR.

Sementara itu, untuk transaksi bernilai besar, sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) mencatat volume transaksi sebanyak 2,63 juta transaksi atau tumbuh 13,03% secara tahunan. Nilai transaksi yang diproses melalui BI-RTGS juga meningkat 12,66% menjadi Rp53.492 triliun.

Baca Juga: Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%

Di sisi pengelolaan uang Rupiah, BI mencatat Uang Kartal yang Diedarkan (UYD) tumbuh 14,03% secara tahunan menjadi Rp1.315 triliun pada triwulan II 2026. Menurut Perry, kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai tetap terjaga meski penggunaan instrumen pembayaran digital terus meningkat.

Perry menegaskan stabilitas sistem pembayaran nasional tetap terpelihara berkat dukungan infrastruktur yang andal serta struktur industri yang sehat. Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) maupun sistem pembayaran industri, kata dia, berjalan lancar dengan dukungan kecukupan pasokan uang Rupiah dalam jumlah dan kualitas yang memadai.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!