AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Kamis, 23 Juli 2026 - 08:36 WIB
Pasar energi dunia kembali membara setelah harga minyak mentah melonjak lebih dari 1,5% hingga menyentuh level tertinggi dalam enam minggu terakhir pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Foto/Dok
JAKARTA - Pasar energi dunia kembali membara setelah harga minyak mentah melonjak lebih dari 1,5% hingga menyentuh level tertinggi dalam enam minggu terakhir pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Lonjakan tajam ini dipicu oleh eskalasi militer masif, di mana militer Amerika Serikat (AS) meluncurkan gelombang serangan udara selama 12 malam secara berturut-turut ke wilayah Iran.
Sementara itu kelompok Houthi di Yaman mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak di Laut Merah . Perdagangan komoditas utama global langsung merespons situasi panas ini.
Harga minyak Brent yang menjadi patokan global melonjak USD1,93 yang setara dengan 2% ke level USD96,00 per barel. Posisi tersebut menjadi yang tertinggi sejak 8 Juni, setelah pada sesi sebelumnya ditutup melesat di atas USD94.
Baca Juga: Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Sementara itu kelompok Houthi di Yaman mulai menyerang kapal-kapal tanker minyak di Laut Merah . Perdagangan komoditas utama global langsung merespons situasi panas ini.
Harga minyak Brent yang menjadi patokan global melonjak USD1,93 yang setara dengan 2% ke level USD96,00 per barel. Posisi tersebut menjadi yang tertinggi sejak 8 Juni, setelah pada sesi sebelumnya ditutup melesat di atas USD94.
Baca Juga: Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Lihat Juga :