Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:53 WIB
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Transisi Energi Melalui Pengembangan SAF



Dalam rangkaian Indonesia Aero Summit 2026, PT Pertamina (Persero) bersama PT Pertamina Patra Niaga juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Boeing Indonesia sebagai bentuk kolaborasi untuk mendorong pengembangan ekosistem SAF di Indonesia. Kerja sama ini mencakup pengembangan edukasi SAF, pemetaan potensi bahan baku, penguatan kapasitas, kajian pasar, hingga advokasi kebijakan untuk mendukung implementasi SAF.

“Penandatanganan MoU ini kami harapkan menjadi akselerasi implementasi SAF di Indonesia. Dunia sudah mulai melihat kapabilitas Pertamina dalam memproduksi SAF dan produk kami juga sudah banyak dipakai di pesawat-pesawat Boeing dan sebagainya. Kolaborasi ini diharapkan semakin mengakselerasi ekosistem SAF di Indonesia,” tuturnya.

Didukung kesiapan produksi melalui Green Refinery Cilacap, pengembangan sumber bahan baku, serta kolaborasi lintas sektor, Pertamina Patra Niaga optimistis implementasi SAF di Indonesia akan semakin berkembang. Langkah ini diyakini akan mendorong terbentuknya ekosistem SAF nasional sekaligus mempercepat transisi menuju industri penerbangan yang lebih rendah emisi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!