Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:27 WIB
Kepala Sekolah SD 198 Bukit Baling, Faradilah Zumroh, mengapresiasi konsistensi dunia usaha dalam menghadirkan program intervensi gizi langsung ke lingkungan sekolah. Menurutnya, bantuan nutrisi tambahan berupa susu ini terbukti membantu menjaga kondisi fisik anak-anak serta menekan risiko kekurangan gizi pada peserta didik.

Inisiatif program gizi anak ini sejalan dengan agenda nasional dalam mengikis angka stunting. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting secara nasional berhasil turun menjadi 19,8 persen, sementara Provinsi Jambi mencatatkan capaian sebesar 17,1 persen.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting

Meskipun angka stunting di Provinsi Jambi berada di bawah rata-rata nasional, intervensi kualitas gizi anak tetap memerlukan penguatan sinergis. Kerja sama intensif antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, dan sektor swasta dinilai menjadi pilar utama dalam mengakselerasi pemulihan gizi anak di pelosok daerah.

Upaya pencapaian generasi unggul tidak hanya bertumpu pada kurikulum pendidikan di dalam kelas, melainkan ditentukan oleh pemenuhan nutrisi dan kesehatan fisik sejak usia dini. Kecukupan gizi menjadi fondasi krusial agar anak-anak memiliki daya tahan tubuh optimal serta kapasitas belajar yang maksimal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!