Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Selasa, 28 Juli 2026 - 08:15 WIB
Fasilitas dermaga dan produksi untuk kegiatan ekspor SIG di Tuban, Jawa Timur. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan volume penjualan sebesar 18,27 juta ton pada Semester I 2026 atau meningkat 5,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 17,3 juta ton. Pertumbuhan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan dalam memperkuat strategi pemasaran dan memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan industri semen.
"Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni seperti dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Vita mengatakan pertumbuhan penjualan di semester I 2026 didorong strategi perusahaan fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan yang lebih tajam, sekaligus memastikan ketersediaan produk serta memperluas jangkauan distribusi di berbagai wilayah pemasaran.
"Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni seperti dikutip pada Selasa (28/7/2026).
Baca Juga: SIG Catat Penjualan Semen 15 Juta Ton hingga Mei 2026
Vita mengatakan pertumbuhan penjualan di semester I 2026 didorong strategi perusahaan fokus pada pengelolaan pemasaran dan penjualan yang lebih tajam, sekaligus memastikan ketersediaan produk serta memperluas jangkauan distribusi di berbagai wilayah pemasaran.
Lihat Juga :