Bukan Sekadar Modal, Pendampingan Bikin Ekonomi Keluarga Lebih Tangguh
Selasa, 28 Juli 2026 - 14:29 WIB
Foto: Doc. Istimewa
Tantangan utama yang dihadapi jutaan keluarga prasejahtera bukan hanya keterbatasan akses terhadap pembiayaan, tetapi juga rapuhnya ketahanan keuangan rumah tangga.
Sedikit saja terjadi guncangan, seperti anggota keluarga sakit, penjualan menurun, atau kebutuhan sekolah anak meningkat, kondisi ekonomi keluarga dapat langsung terganggu.
Di bawah naungan Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat perannya sebagai motor pemberdayaan yang tidak hanya membuka akses permodalan tanpa agunan, tetapi juga membangun fondasi ketahanan keuangan keluarga melalui pembiayaan yang disertai pendampingan secara berkelanjutan.
Pendekatan ini menjadikan pembiayaan sebagai awal proses perubahan. Setiap pekan, jutaan nasabah PNM Mekaar mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang tidak hanya menjadi sarana pembayaran angsuran, tetapi juga ruang belajar mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga penguatan jejaring sosial antar perempuan.
Kebiasaan menyisihkan sebagian pendapatan untuk memenuhi kewajiban angsuran secara perlahan membentuk disiplin finansial yang kemudian berkembang menjadi budaya menabung dan mengelola keuangan keluarga secara lebih terencana.
Hasilnya terlihat nyata. Berdasarkan riset BRI Research Institute 2023, sebanyak 69,2% nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan keuangan. Perubahan tersebut tidak hanya tercermin dari kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga dari meningkatnya daya tahan keluarga dalam menghadapi kondisi darurat.
Sedikit saja terjadi guncangan, seperti anggota keluarga sakit, penjualan menurun, atau kebutuhan sekolah anak meningkat, kondisi ekonomi keluarga dapat langsung terganggu.
Di bawah naungan Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM memperkuat perannya sebagai motor pemberdayaan yang tidak hanya membuka akses permodalan tanpa agunan, tetapi juga membangun fondasi ketahanan keuangan keluarga melalui pembiayaan yang disertai pendampingan secara berkelanjutan.
Pendekatan ini menjadikan pembiayaan sebagai awal proses perubahan. Setiap pekan, jutaan nasabah PNM Mekaar mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) yang tidak hanya menjadi sarana pembayaran angsuran, tetapi juga ruang belajar mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga penguatan jejaring sosial antar perempuan.
Kebiasaan menyisihkan sebagian pendapatan untuk memenuhi kewajiban angsuran secara perlahan membentuk disiplin finansial yang kemudian berkembang menjadi budaya menabung dan mengelola keuangan keluarga secara lebih terencana.
Hasilnya terlihat nyata. Berdasarkan riset BRI Research Institute 2023, sebanyak 69,2% nasabah ultra mikro PNM mengalami peningkatan ketahanan keuangan. Perubahan tersebut tidak hanya tercermin dari kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga dari meningkatnya daya tahan keluarga dalam menghadapi kondisi darurat.
Lihat Juga :