Bukan Sekadar Modal, Pendampingan Bikin Ekonomi Keluarga Lebih Tangguh

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:29 WIB
Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, sebanyak 48,1% responden kini memiliki ketahanan keuangan selama 1–2 bulan, meningkat signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya yang rata-rata hanya mampu bertahan selama 1–2 minggu tanpa tambahan pemasukan.

Prinsip ini sejalan dengan arahan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria untuk memberikan dampak ganda dari pembiayaan ultra mikro.

“Penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” ujar Dony.

Di sisi lain, Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan perubahan durasi ketahanan keuangan memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar bertambahnya waktu bertahan hidup.

“Bagi keluarga prasejahtera, tambahan waktu tersebut memberikan ruang untuk mengambil keputusan ekonomi lebih rasional tanpa harus terjebak dalam pinjaman ilegal atau menjual aset produktif saat menghadapi keadaan mendesak. Keluarga memiliki kesempatan mempertahankan usahanya tetap berjalan, memenuhi kebutuhan pangan secara lebih stabil, hingga menjaga keberlangsungan pendidikan anak,” terangnya.

Dia menyampaikan ketahanan keuangan yang lebih panjang juga berdampak langsung terhadap kualitas tumbuh kembang generasi berikutnya. Ketika kondisi ekonomi rumah tangga lebih stabil, orang tua memiliki peluang lebih besar untuk memastikan anak tetap bersekolah, memperoleh gizi yang memadai, serta tidak harus ikut bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

"Stabilitas ekonomi menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi anak untuk belajar dan berkembang, sekaligus memperkecil risiko lahirnya kembali siklus kemiskinan antargenerasi," kata Kindaris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!