Triwulan I/2020, Bukit Asam Catat Laba Rp1,08 triliun

Selasa, 05 Mei 2020 - 11:25 WIB
Dia melanjutkan, saat ini penjualan batu bara di sepanjang triwulan pertama 2020 naik 2,1% atau meningkat dari 6,6 juta ton menjadi 6,8 juta ton bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun, volume produksi mengalami sedikit kontraksi sekitar 2,8% yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi khususnya pada awal tahun.

Sementara itu, lanjut dia, untuk angkutan batu bara dengan menggunakan kereta api mengalami peningkatan sebesar 12,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni dari 5,8 juta ton menjadi 6,5 juta ton.

"Pencapaian Perseroan ini tak lepas dari strategi manajemen dalam melakukan efisiensi yang berkelanjutan di semua lini dan mengoptimalkan peluang pasar ekspor," kata Arviyan.

Sementara itu, beban pokok penjualan sepanjang triwulan I/2020 tercatat sebesar Rp3,6 triliun atau meningkat 1,1% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Ini seiring dengan kenaikan volume penjualan serta peningkatan volume angkutan batu bara dan kenaikan biaya jasa penambangan terkait dengan peningkatan kurs dan jarak angkut pada triwulan I/2020 dibandingkan dengan triwulan I/2019.

Perseroan juga mencatatkan peningkatan posisi kas dan setara kas yang menyebabkan rasio kas dan setara kas terhadap liabilitas jangka pendek menjadi 167,4%. Hal ini berarti perseroan memiliki likuiditas yang kuat atau sangat mampu memenuhi liabilitas jangka pendek tepat waktu.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!