Emiten Farmasi Optimistis Tumbuh Dua Digit di Tengah Pandemi
Senin, 28 September 2020 - 22:17 WIB
Meski dihadapkan pada pandemi Covid-19, Phapros masih menunjukkan performa yang positif. Ini karena komitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga bisa tumbuh menjadi salah satu perusahaan farmasi nasional yang besar.
"Phapros tak akan bisa bertahan hingga kini tanpa kontribusi berbagai pihak. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga tingkat kepuasan dan kualitas hubungan dengan pelanggan dan stakeholder. Bagi kami, pelanggan dan stakeholder adalah yang utama,” terangnya. (Baca juga: Langgar PSBB, Lokasi UMKM Binaan Pemprov DKI Ditutup Selama 3 Hari )
Saat ini Phapros memproduksi lebih dari 250 item obat, diantaranya adalah obat hasil pengembangan sendiri. Salah satu produk unggulan Phapros yang menjadi pemimpin pasar di katagorinya adalah produk Antimo.
Perseroan didirikan sejak 21 Juni 1954. Dengan komposisi saham sebesar 56,7% dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk sedangkan sisanya dimiliki oleh publik.
"Phapros tak akan bisa bertahan hingga kini tanpa kontribusi berbagai pihak. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga tingkat kepuasan dan kualitas hubungan dengan pelanggan dan stakeholder. Bagi kami, pelanggan dan stakeholder adalah yang utama,” terangnya. (Baca juga: Langgar PSBB, Lokasi UMKM Binaan Pemprov DKI Ditutup Selama 3 Hari )
Saat ini Phapros memproduksi lebih dari 250 item obat, diantaranya adalah obat hasil pengembangan sendiri. Salah satu produk unggulan Phapros yang menjadi pemimpin pasar di katagorinya adalah produk Antimo.
Perseroan didirikan sejak 21 Juni 1954. Dengan komposisi saham sebesar 56,7% dimiliki oleh PT Kimia Farma (Persero) Tbk sedangkan sisanya dimiliki oleh publik.
(ind)
Lihat Juga :