Gasifikasi Batu Bara Molor, Bukit Asam Hanya Mampu Serap Belanja Modal Rp2,7 T

Rabu, 30 September 2020 - 14:04 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyatakan tidak bisa menyerap seluruh anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) yang direncanakan tahun ini yang sebesar Rp4 triliun. Perseroan hanya sanggup menyerap Rp2,7-3 triliun saja atau sekitar 75% dari total capex tahun ini.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, salah satu penyebab lambatnya penyerapan capex adalah karena adanya pandemi virus corona (Covid-19). Akibat pandemi ini, ada sejumlah proyek yang mengalami kemunduran tahap pengerjaan sehingga capex yang dianggarkan tidak berjalan. (Baca juga: Menkes Terawan Janji Percepat Klaim Biaya Perawatan Pasien COVID-19 )



"Mungkin berdasarkan perhitungan kita kita berusaha Rp4 triliun, tapi dengan melihat perkembangan Covid ini kita pastikan di angka Rp2,7 sampai Rp3 triliun. Karena ada kemunduran dari proyek-proyek yang kita kerjakan," ujarnya dalam acara laporan kinerja secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Menurut Arviyan, ada sekitar tiga proyek yang meleset dari target. Ketiga proyek tersebut yakni Gasifikasi Batu Bara, PLTU Mulut Tambang Sumsel-8 dan angkutan batu bara. “Ini memang mau tidak mau ada beberapa kemunduran dari proyek yang kita lakukan,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!