Menteri Airlangga Hadiri Peresmian Pembangkit Listrik Coca-Cola, PLN Manyun?

Rabu, 30 September 2020 - 17:16 WIB
"Pembangunan ini bisa mengurangi emisi gas kaca sebesar 314 juta ton. Ini adalah sesuatu yang luar biasa. Pasalnya, tadi dikatakan bahwa ini sama saja dengan penghematan 7.000 kendaraan yang dikendarai selama satu tahun," ungkap dia.

Dia juga berharap, Coca-Cola bisa terus mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia agar Indonesia memiliki panel surya terbesar di wilayah Asia Pasifik.

"Saya berharap program ini dilanjutkan karena masih banyak pabrik Coca-Cola lain di berbagai wilayah. Saya yakin tidak nomor dua di Asia Pasifik, tetapi bisa nomor 1 di Asia Pasifik," pungkas dia. ( Baca juga:Bersitegang dengan China, India Uji Tembak Rudal Jelajah Supersonik )

Langkah Coca-Cola membuat pembangkit sendiri tampaknya akan kian memengaruhi permintaan listrik industri ke PLN. Di Januari kemarin, konsumsi listrik sektor industri mengalami pertumbuhan negatif, yakni sebesar minus 1,61%. Angka itu lebih rendah bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 3,79%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!