Peringati Hari Habitat Dunia, KemenPUPR Terus Tingkatkan Kualitas Permukiman
Rabu, 30 September 2020 - 22:02 WIB
Webinar series itu dilaksanakan selama tiga hari mulai 28-30 September dengan menghadirkan narasumber yang memiki kompetensi di bidang masing-masing. Pada Webinar pertama mengusung tema "Pembangunan Perumahan dan Perkotaan di Indonesia oleh Pemerintah Pusat dan Pemda dengan narasumber sejumlah kepala daerah di antaranya Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Walikota Tual Adam Rahayaan, Walikota Malang Sutiaji, dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga sebagai pembicara utama. ( Baca juga:RUU Kejaksaan Dinilai Ingin Jadikan Jaksa Superbody )
"Webinar series ini menyediakan ruang untuk saling menghimpun data dan informasi best practices pembangunan permukiman dan perumahan seperti strategi pembangunan, tata kelola kelembagaan dan pembiayaan, kolaborasi dan pemberdayaan, serta kendala dan permasalahan yang dihadapi, termasuk upaya pembangunan pada era adaptasi kebiasaan baru," ujar Anita Firmanti.
Sementara itu, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan, pandemi yang berlangsung lebih dari satu semester di Indonesia memberi pembelajaran penting dalam pembangunan perkotaan ke depan. Seperti perlunya memperhatikan kebutuhan fasilitas medis sebagai standar layanan kesehatan kota dan perlunya pengendalian kepadatan penduduk di perkotaan. "Ini telihat dari tingkat penyebaran virus Corona cenderung tinggi di kota-kota dengan densitas penduduk yang tinggi," kata Danis Sumadilaga.
Selanjutnya juga perlu memperhatikan penyediaan transportasi publik yang baik dan mampu menjamin aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan. Juga ketersediaan ruang terbuka hijau dan pusat komunitas. Di mana pada masa pandemi, keberadaan ruang terbuka hijau dan pusat komunitas dapat berfungsi untuk berbagai keperluan, seperti ruang isolasi dan sosialisasi.
"Webinar series ini menyediakan ruang untuk saling menghimpun data dan informasi best practices pembangunan permukiman dan perumahan seperti strategi pembangunan, tata kelola kelembagaan dan pembiayaan, kolaborasi dan pemberdayaan, serta kendala dan permasalahan yang dihadapi, termasuk upaya pembangunan pada era adaptasi kebiasaan baru," ujar Anita Firmanti.
Sementara itu, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga menjelaskan, pandemi yang berlangsung lebih dari satu semester di Indonesia memberi pembelajaran penting dalam pembangunan perkotaan ke depan. Seperti perlunya memperhatikan kebutuhan fasilitas medis sebagai standar layanan kesehatan kota dan perlunya pengendalian kepadatan penduduk di perkotaan. "Ini telihat dari tingkat penyebaran virus Corona cenderung tinggi di kota-kota dengan densitas penduduk yang tinggi," kata Danis Sumadilaga.
Selanjutnya juga perlu memperhatikan penyediaan transportasi publik yang baik dan mampu menjamin aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan. Juga ketersediaan ruang terbuka hijau dan pusat komunitas. Di mana pada masa pandemi, keberadaan ruang terbuka hijau dan pusat komunitas dapat berfungsi untuk berbagai keperluan, seperti ruang isolasi dan sosialisasi.
(uka)
Lihat Juga :