Pacu Ekonomi, Jokowi Kebut Bantuan Modal Kerja

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 07:35 WIB
Kondisi diharapkan akan membaik jika vaksinasi mulai dilakukan. Jika keadaan akan kembali normal, pariwisata dan hotel-hotel Labuan Bajo juga bisa hidup kembali. “Toko-toko ibu akan mulai kedatangan pembeli sebanyak pada saat sebelum kita pandemi atau mungkin lebih baik. Keadaannya akan seperti itu. Sekali lagi, pertahankan usaha yang sudah ada, jangan sampai tutup,” harapnya.

Target Tahap Pertama Selesai

Saat meninjau sejumlah pengembangan prasarana di Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Jokowi berharap penataan kawasan ini rampung pada akhir 2020. Di lokasi tersebut ada beberapa penataan yang dilakukan. Dari pembangunan dan penataan jalan, jalur untuk pedestrian, tepi pantai, serta drainase pendukung. “Kami harapkan tahapan yang pertama akan selesai pada akhir 2020. Kemudian tahapan kedua akan selesai 2021,” katanya. (Baca juga: Penggunaan Masker Kurangi Resiko Tertular Covid-19)

Jokowi juga sempat meninjau sejenak kawasan Pelabuhan Labuan Bajo. Kunjungan berlanjut dengan peninjauan kawasan dan sarana gedung di Batu Cermin. Kegiatan penataan di lokasi tersebut telah dimulai pelaksanaannya pada 16 Maret 2020. Saat ini perkembangan penataan telah mencapai 47% dan akan terus berproses ke depannya.

Jokowi juga menyempatkan untuk meninjau proyek pembangunan terminal multifungsi di daerah Wae Kelambu. Terminal tersebut nantinya fokus dan diperuntukkan mendukung aktivitas bongkar muat peti kemas kapal.

Di Bali, pandemi yang berkepanjangan benar-benar membuat industri pariwisata hampir kolaps. Tercatat sudah ada 532 perusahaan yang bergerak di pariwisata tutup. “Kebanyakan adalah hotel, vila dan restoran,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Ida Bagus Oka Dirga, kemarin.

Dia menjelaskan, angka itu merupakan data per Juli 2020. Hingga akhir September, tentu jumlahnya bertambah seiring masuknya laporan sejumlah perusahaan yang melakukan langkah serupa.

Selain hotel, vila dan restoran, tempat usaha lainnya yang juga menutup operasionalnya adalah biro perjalanan wisata, art shop atau toko oleh-oleh, penukaran uang dan masih banyak lagi. (Baca juga: Navalny Sebut Putin Berada di Balik Peracunan Dirinya)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!