Bukan Omnibus Law, Malah Trump yang Bikin IHSG Terbang

Selasa, 06 Oktober 2020 - 23:35 WIB
Sedangkan Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin juga mengatakan masalah pro kontra Omnibus Law Cipta Kerja di kalangan buruh akan selesai seiring waktu. Namun yang penting Omnibus Law ini membuat pasar tenaga kerja atau labor market di Indonesia akan menjadi lebih fleksibel atau tidak kaku. "Hal itu sudah ditanggapi positif oleh para pengusaha. Namun hari ini market kita masih dibayangi aksi demonstrasi," ujar Ferry.

Baca Juga: Tolak Omnibus Law, Mahasiswa UNS Demo Sebelas Maret Menggugat

Lebih lanjut dia melihat potensi pemulihan ekonomi di Indonesia dengan pola V-Shape recovery. Dia mengaku optimistis dengan pasar modal dan perekonomian nasional dalam jangka panjang. Karena itu langkah terbaik menurut dia dengan menempatkan investasi pada saham kategori IDX30 setidaknya minimal dengan jangka waktu satu tahun. "Pasar mungkin masih fluktuatif dalam jangka pendek. Tapi kita harus fokus pada tren jangka panjang 'riding the long-run trend'. Minimal durasi satu tahun," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!