Open Banking Tumbuh Cepat, OJK Ingatkan Soal Keamanan

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 01:00 WIB
Kemananan teknologi finansial perbankan perlu terus ditingkatkan. FOTO/Ilustrasi
JAKARTA - Inovasi dan edukasi terkait keamanan digital terutama untuk sektor teknologi finansial perbankan penting untuk terus dilakukan. Hal tersebut bisa menjadi kunci mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia. Pasalnya platform teknologi finansial perbankan yang aman membuat nasabah lebih tenang.

Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Anung Herlianto mengatakan akselerasi digitalisasi perbankan telah berjalan selama tiga tahun terakhir dan semakin cepat di masa pandemi Covid-19. "Tansformasi perbankan ke arah digital semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan secara mudah, cepat dan efisien serta mempercepat arus perputaran keuangan," kata Anung dalam diskusi virtual, Kamis (8/10/2020).



Baca Juga: Alasan Omnibus Law Buru-Buru Disahkan, Menaker: Banyak Anggota DPR Kena Corona

Dia melanjutkan dalam pengembangan digital banking ini terdapat dua isu utama yang perlu mendapat perhatian semua pihak yaitu Aspek Cyber Security dan Aspek Data Privacy & Protection. "Peran OJK dalam mendukung digitalisasi melalui empat strategi utama, yaitu akselerasi digitalisasi perbankan, penguatan infrastruktur akselerasi digitalisasi, penguatan manajemen risiko terkait risiko siber, dan edukasi keamanan teknologi Informasi baik kepada pelaku sektor jasa keuangan maupun nasabah," katanya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!