PSBB Dilonggarkan, Pengunjung Mal Diprediksi Ramai Awal November

Selasa, 13 Oktober 2020 - 09:35 WIB
Hengky menuturkan, meski adanya pelonggaran PSBB, namun pengelola PGC tetap meminta para pedagang ikut menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi mencegah terjadinya pelanggaran agar PGC tidak ditutup. "Kita juga diminta mengingatkan pembeli untuk memakai masker," pungkasnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menilai, dengan adanya kebijakan pelonggaran PSBB membuat kunjungan ke pusat perbelanjaan akan kembali berangsur normal, di mana pengunjung bisa mencapai 50% dari kapasitas pusat perbelanjaan.

"Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan selama PSBB transisi diharapkan dapat mencapai 50% sesuai dengan batas maksimal yang diperkenankan," kata Alphoz. (Lihat videonya: Kelompok Geng Motor di Medan terjaring Razia Polisi)

Saat Pemprov DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB ketika 14 September lalu tingkat kunjungan ke mal anjlok hingga hanya mencapai 10%. Sehingga, banyak tenant-tenant yang tutup dan berdampak kepada dirumahkannya sebanyak 200.000 pekerja.

Dia meyakini bila kunjungan ke pusat perbelanjaan mencapai 50%, maka mereka yang sempat dirumahkan bakal kembali bekerja. "Jika tingkat kunjungan tersebut dapat tercapai maka diharapkan juga para pekerja yang selama ini dirumahkan dapat dipekerjakan kembali," katanya. (Fadel Prayoga/Okto Rizki Alpino)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!