Ekonomi Jabar Anjlok, Ini Kata Kepala BI Jabar
Rabu, 06 Mei 2020 - 20:30 WIB
"Kinerja perdagangan juga tertekan karena penurunan daya beli masyarakat akibat penurunan pendapatan, di samping keterbatasan mobilitas masyarakat sebagai konsekuensi kebijakan penanganan penyebaran Covid-19," jelas dia.
Sementara itu, kinerja konstruksi masih stabil seiring dengan berlanjutnya proyek-proyek infrastruktur di Jawa Barat pada awal 2020, seperti Tol Cisumdawu dan Pelabuhan Patimban.
"Kami akan terus mencermati perkembangan dan prospek perekonomian Jawa Barat tahun 2020. Potensi risiko perekonomian global akibat pandemi Covid-19 perlu segera diatasi, khususnya terkendalanya perdagangan luar negeri yang berimbas pada kinerja industri Jawa Barat," imbuh Herawanto.
Selain itu, kata dia, Bank Indonesia juga mencermati perlunya menjaga daya beli masyarakat. Serta berharap segera pulihnya aktivitas perdagangan untuk mendorong permintaan domestik di sepanjang tahun 2020.
Sementara itu, kinerja konstruksi masih stabil seiring dengan berlanjutnya proyek-proyek infrastruktur di Jawa Barat pada awal 2020, seperti Tol Cisumdawu dan Pelabuhan Patimban.
"Kami akan terus mencermati perkembangan dan prospek perekonomian Jawa Barat tahun 2020. Potensi risiko perekonomian global akibat pandemi Covid-19 perlu segera diatasi, khususnya terkendalanya perdagangan luar negeri yang berimbas pada kinerja industri Jawa Barat," imbuh Herawanto.
Selain itu, kata dia, Bank Indonesia juga mencermati perlunya menjaga daya beli masyarakat. Serta berharap segera pulihnya aktivitas perdagangan untuk mendorong permintaan domestik di sepanjang tahun 2020.
(bon)
Lihat Juga :