Perlu Kebijakan Data Tepat untuk Kembangkan Eksosistem Ekonomi Digital Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2020 - 00:01 WIB
Hasil riset dari AMTC (Asia Pacific MSME Trade Coalition) bahwa digitalisasi dapat menghemat biaya ekspor UMKM (Micro, Small, Medium Enterprice/MSME) di India, China, Korea Selatan dan Thailand hingga USD339 miliar. Riset AMTC tersebut juga menemukan bahwa teknologi digital menghemat waktu untuk ekspor dari UMKM sebesar 29%, dan mereduksi biaya ekspor hingga 82%.

Menurut Devi, data menjadi bahan bakar utama dalam era ekonomi digital saat ini. "Kemajuan teknologi digital membuat pertukaran data antarindustri antar negara menjadi suatu hal yang lumrah," imbuh dia.

(Baca Juga: Tak Cuma Masuk Ekosistem, UMKM Harus Berjaya di Ranah Digital)

Sementara berdasarkan studi McKinsey yang mengatakan bahwa kontribusi pergerakan data dalam perekonomian global mencapai USD2,8 triliun, dan diperkirakan mencapai USD11 triliun pada tahun 2025.

"Adapun saat ini industri tergabung dalam satu rantai nilai global, dimana perkembangan teknologi informasi memudahkan koordinasi industri lintas negara,” katanya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!