Menteri Teten Pastikan UMKM Siap Produksi 27 Juta Masker Kain

Kamis, 22 Oktober 2020 - 00:01 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Kesehatan melibatkan 9 agregator usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memproduksi sebanyak 27 juta potong masker kain senilai Rp150 miliar yang akan didistribusikan ke 34 provinsi di seluruh Indonesia. Langkah itu merupakan komitmen bersama untuk penyelamatan sektor UMKM di tengah pandemi Covid-19.

Sembilan agregator UMKM yang mengerjakan pesanan masker itu merupakan pelaku usaha yang melibatkan UMK binaan dalam proses produksinya, dan melakukan quality control terhadap produk yang dihasilkan oleh UMK binaannya. Tujuan menggunakan agregator ini adalah untuk memudahkan pengadaan, sekaligus mendorong usaha kecil agar tidak berdiri sendiri, melainkan membangun usaha kolektif dalam skala khusus.



(Baca Juga: Masih Sukarela, Produsen Boleh Bikin dan Jual Masker Kain Tak Ber-SNI)

“Saya kira ini embrio yang bagus, biasanya kalau ada agregatornya, ke depannya bisa menjadi off taker untuk produk mereka, sehingga pembiayaan bisa lebih mudah diakses oleh usaha mikro dan kecil, termasuk untuk pengembangan produk,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Agregator UMKM tersebut adalah PT Inspirasi Sinergi Nusantara (Karya Nusantara), PT Mardohar Catur Tunggal Gaya, PT Gendhis Mitra Kinarya, PT Eco Fesyen Indonesia, PT Moratas Guna Abadi, PT Sakura Naguri Graphic, PT Putra Pratama Satria, CV Alphie, dan CV Kyrs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!