Ada Trump dan Biden Dibalik Harga Emas yang Terus Merosot

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 12:59 WIB
Dia juga menjelaskan bahwa harga emas juga terpengaruh atas stimulus lanjutan yang akan dikeluarkan oleh negeri Paman Sam tersebut. Pelaku pasar sangat menantikan stimulus tersebut, namun sayangnya hal itu tidak akan terealisasi jika pemilu belum usai.

(Baca juga: Lawatan Mike Pompeo Tindaklanjuti Kunjungan Prabowo ke AS )

Selain itu, lanjut Ibrahim, harga emas juga tertekan akibat adanya lockdown di Eropa. Kondisi tersebut dipengaruhi akibat adanya gelombang kedua pandemi Covid-19 di benua biru tersebut.

Meski begitu, dia tetap memprediksi akan ada penguatan kembali dari harga emas, namun sifatnya hanya sementara. Emas tidak akan naik hingga melebihi Rp1.065.000 per gram. "Sampai akhir tahun harga emas masih akan terus bergejolak," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!