Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Isuzu Bidik Sektor Logistik

Kamis, 05 November 2020 - 10:35 WIB
Sri Mulyani memproyeksikan perekonomian tumbuh 5,0% pada 2021, lebih baik dibandingkan perkiraan tahun ini yang telah revisi di kisaran minus 1,7% hingga minus 0,6%. (Baca juga: Banyak Persoalan, MPR inta kemendikbud Evaluasi Pelaksanaan PJJ)

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Emily mengatakan saat menghadapi pandemi, banyak pelaku bisnis hanya berfokus pada strategi reaction, seperti penerapan protokol kesehatan, tetapi melupakan tiga strategi lainnya, yakni recession, rebound, dan reimagine.

Dia pun mengatakan krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi Covid-19 telah mengubah tidak hanya pola hidup masyarakat, tetapi juga pola bisnis. “Pandemi yang membuat masyarakat harus bekerja dari rumah dan sebisa mungkin tidak keluar rumah telah mendorong industri e-commerce berkembang pesat. Dampaknya, industri logistik juga mengalami pertumbuhan di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Data Kementerian Keuangan menyebutkan selama pandemi, transaksi pembelian lewat e-commerce meningkat 18,1% menjadi 98,3 juta transaksi dengan total nilai transaksinya meningkat 9,9% menjadi Rp20,7 triliun.

Pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy memproyeksikan pada 2025 ukuran pasar e-commerce di Indonesia mencapai USD50 miliar, lebih besar dibandingkan negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Singapura, ataupun Vietnam.

“Proyeksi saya kira tidak berlebihan mengingat jumlah penduduk Indonesia yang relatif besar selalu menjadi potensi market bagi industri apa pun,” katanya. (Baca juga: Kabar Baik Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!