Ekonomi RI Resesi Gara-gara Horang Kayah Belum Jorjoran Belanja
Kamis, 05 November 2020 - 15:14 WIB
“Ini dikarenakan kondisi dari covid belum berakhir. Dan karakter dari konsumsi menengah atas didominasi oleh barang dan jasa yang sensitif terhadap mobilitas dengan adanya Covid sehingga mobilitas terbatas. Jadi, konsumsi kelas menengah atas menjadi tertahan,” jelasnya.
Namun menurut Sri Mulyani, secara keseluruhan pengeluaran rumah tangga menunjukan tren perbaikan. Sebelumnya konsumsi rumah tanggan mengalami kontraksi -5,5% di triwulan II-2020 menjadi -4,0% di triwulan III-2020. ( Baca juga:Anies Sebut Lonjakan Klaster Libur Panjang Baru Terasa 2 Pekan Kemudian )
“Dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga menunjukan tren perbaikan di triwulan III, yang sebelumnya pada triwulan II mengalami -5,5%. Pada triwulan III telah menunjukan perbaikan di angka -4,0%. Ini dudukung oleh belanja pemerintah dalam rangka perlindungan sosial yang meningkat sangat tajam,” jelasnya.
Namun menurut Sri Mulyani, secara keseluruhan pengeluaran rumah tangga menunjukan tren perbaikan. Sebelumnya konsumsi rumah tanggan mengalami kontraksi -5,5% di triwulan II-2020 menjadi -4,0% di triwulan III-2020. ( Baca juga:Anies Sebut Lonjakan Klaster Libur Panjang Baru Terasa 2 Pekan Kemudian )
“Dari sisi pengeluaran konsumsi rumah tangga menunjukan tren perbaikan di triwulan III, yang sebelumnya pada triwulan II mengalami -5,5%. Pada triwulan III telah menunjukan perbaikan di angka -4,0%. Ini dudukung oleh belanja pemerintah dalam rangka perlindungan sosial yang meningkat sangat tajam,” jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :