Duh! Banyak Tanah Bekas Penjajah Belum Dipetakan
Jum'at, 06 November 2020 - 17:56 WIB
"Kalau di negara maju, pertama ia bangun tanah itu dipetakan. Tapi disini aturanya belum kuat jadi pembebasan tanah enggak bisa final. Pembebasan itu menjadi title karena banyak tanah yang tidak dipetakan," bebernya.
(Baca Juga: Jokowi: Jika Mau Sekolahkan Sertifikat di Bank Jangan Dipakai Beli Mobil )
Dia pun menambahkan, saat ini masih banyak tanah negara masih diduki tapi tanpa asa kejelasan. Sampai tanah milik BUMN pun juga belum dimanfaatkan, sehingga pemanfaatan lahan maupun tanah di Indonesia belum optimal.
"Ini kalau kita lihat harus ada perbaikan, makanya undang-undang ini harus dipetakan," jelasnya.
(Baca Juga: Jokowi: Jika Mau Sekolahkan Sertifikat di Bank Jangan Dipakai Beli Mobil )
Dia pun menambahkan, saat ini masih banyak tanah negara masih diduki tapi tanpa asa kejelasan. Sampai tanah milik BUMN pun juga belum dimanfaatkan, sehingga pemanfaatan lahan maupun tanah di Indonesia belum optimal.
"Ini kalau kita lihat harus ada perbaikan, makanya undang-undang ini harus dipetakan," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :