Pilot Project Korporasi Petani Berbasis Koperasi Ditargetkan Beriperasi Maret 2021
Senin, 09 November 2020 - 23:59 WIB
"Kalau sudah ada role model bisnis seperti ini maka perbankan tidak akan ragu mendanai. Kita sudah dapat perbankan yang siap mendanai petani yaitu BNI dan juga didukung penjaminan oleh Jamkrida Jateng," jelas Teten.
Sementara dana pembangunan pabrik pengilingan beras selain diperoleh dari modal koperasi, juga akan diperkuat oleh LPDB - KUMKM. Nantinya koperasi yang membeli gabah petani secara tunai. Gabah akan diolah oleh pabrik sebelum dilepas ke food station seperti di Cipinang Jakarta atau ke swasta maupun BUMN sebagai offtaker beras.
“Jadi petani hanya konsentrasi pada penanaman lahan saja. Yang berhadapan dengan market adalah koperasi, bukan petani perorangan. Ini cara kita melindungi petani kita agar terlindungi dari market,” kata Teten.
(Baca juga: Distribusi Kartu Tani Tak Merata, Petani Menjerit )
Selain itu, bantuan pemerintah seperti alat pertanian dan pupuk juga akan masuk ke dalam model bisnis tersebut. Ekosistem ini diharapkan mampu memberikan keuntungan kepada petani.
Sementara dana pembangunan pabrik pengilingan beras selain diperoleh dari modal koperasi, juga akan diperkuat oleh LPDB - KUMKM. Nantinya koperasi yang membeli gabah petani secara tunai. Gabah akan diolah oleh pabrik sebelum dilepas ke food station seperti di Cipinang Jakarta atau ke swasta maupun BUMN sebagai offtaker beras.
“Jadi petani hanya konsentrasi pada penanaman lahan saja. Yang berhadapan dengan market adalah koperasi, bukan petani perorangan. Ini cara kita melindungi petani kita agar terlindungi dari market,” kata Teten.
(Baca juga: Distribusi Kartu Tani Tak Merata, Petani Menjerit )
Selain itu, bantuan pemerintah seperti alat pertanian dan pupuk juga akan masuk ke dalam model bisnis tersebut. Ekosistem ini diharapkan mampu memberikan keuntungan kepada petani.
Lihat Juga :