Pemulihan Ekonomi dan Covid-19 Mulai Seimbang

Selasa, 10 November 2020 - 06:33 WIB
Program-program bantuan yang menjadi prioritas pemerintah seperti banpres produktif, subsidi upah, dan kartu Prakerja hampir seluruh anggarannya dapat diserap secara maksimal. “Tentu yang kami dorong utamanya terkait perlindungan sosial, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan sektoral/kelembagaan,” katanya.

Di sektor kesehatan, upaya penanganan Covid-19 juga terus dilakukan dan cukup membuahkan hasil. Terbukti dari mulai menurunnya angka positif harian dalam beberapa pekan terakhir. Kemarin jumlah penambahan kasus positif sebanyak 2.853 orang, jauh lebih kecil dibanding beberapa waktu sebelumnya yang selalu mencatatkan penambahan di atas 4.000 orang.

Secara umum Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, saat ini kasus Covid-19 di Indonesia relatif lebih terkendali. Ini terlihat dari kasus aktif Covid-19 di Tanah Air yang lebih rendah dibandingkan dengan global dengan selisih 14,27%.

“Kalau kita lihat secara nasional, angka kasus aktif kita adalah 12,52%, sedangkan di dunia ini kasus aktifnya adalah 26,79%. Jadi, kita lebih rendah dan selisihnya 14,27%. Dan, ini dari waktu ke waktu selalu turun kasus aktifnya. Kasus aktif artinya kasus yang sedang sakit,” ungkap Wiku.

Subsidi Upah

Di bagian lain, untuk membantu kalangan pekerja yang terdampak pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan memastikan pembayaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) termin kedua telah dicairkan mulai kemarin. Termin kedua ini merupakan penyaluran BSU untuk periode November—Desember. Sebelumnya termin pertama BSU sebesar Rp1,2 juta telah disalurkan pada periode September—Oktober 2020. (Baca juga: 7 Cara Sederhana Atasi Masalah Lambung)

Jumlah dana yang diberikan kepada pekerja/buruh penerima tetap sama, yakni Rp1,2 juta (Rp600.000 per bulan). Adapun mekanisme pencairan tetap mengikuti Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan dibagi per tahap (batch).

“Kita pastikan termin kedua BSU sudah cair hari ini (kemarin). Saya dapat laporan bahwa data penerima BSU tahap pertama sebanyak 2.180.382 orang sudah diproses ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara). Selanjutnya akan ditransfer ke bank penyalur dan dicairkan ke masing-masing rekening penerima baik rekening Himbara maupun non-Himbara sama dengan mekanisme termin pertama,” kata Ida di Jakarta kemarin.

Ida mengatakan, terus berupaya mempercepat proses penyaluran bantuan subsidi upah bagi para pekerja/buruh di termin kedua ini sehingga dapat segera diterima para pekerja/buruh untuk membantu daya beli dan konsumsi masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!