Ekspansi Gojek Bukti Indonesia Mampu Bersaing secara Global
Kamis, 12 November 2020 - 23:28 WIB
“Para penggunanya yang bekerja dari rumah (Work from Home/WFH) dan para mitra juga sangat terbantu [oleh Gojek]. Gojek juga turut terlibat dalam pendistribusian bantuan sosial. Saya apresiasi hal tersebut dan tentu ini pencapaian yang membanggakan,” tukas Luhut.
Di sisi lain, pertumbuhan Gojek yang signifikan selama 10 tahun ini benar-benar di luar ekspektasi para pendirinya. Hal tersebut diakui Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dengan mempertimbangkan evolusi layanan Gojek, dari semula hanya bergerak di bidang call center menjadi aplikasi on-demand yang mampu memberikan 20 layanan sekaligus.
“Capaian ini sungguh luar biasa karena pada awlanya kita tidak ada yang tahu bahwa Gojek bahkan bisa keluar dari Jakarta pun itu sesuatu yang mungkin bisa tidak terjadi. Dari awalnya hanya ada 20 mitra menjadi sekarang 20 juta mitra di seluruh Asia Tenggara, hal itu menjadikannya perusahaan internasional yang menjadi kebanggaan Indonesia,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Kevin juga mengucapkan, rasa syukur bahwa berbagai inovasi yang dijalankan oleh pihaknya selama 10 tahun terakhir mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, sebagai terindikasikan dari survei yang dirilis oleh Lembaga Demograsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Lembaga itu menyatakan Gojek berkontribusi Rp104,6 triliun bagi pertumbuhan perekonomian di tahun 2019.
(Baca Juga: Menko Luhut Minta Gojek Terus Ngacir Bantu Pelaku Usaha Kecil )
Di sisi lain, pertumbuhan Gojek yang signifikan selama 10 tahun ini benar-benar di luar ekspektasi para pendirinya. Hal tersebut diakui Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dengan mempertimbangkan evolusi layanan Gojek, dari semula hanya bergerak di bidang call center menjadi aplikasi on-demand yang mampu memberikan 20 layanan sekaligus.
“Capaian ini sungguh luar biasa karena pada awlanya kita tidak ada yang tahu bahwa Gojek bahkan bisa keluar dari Jakarta pun itu sesuatu yang mungkin bisa tidak terjadi. Dari awalnya hanya ada 20 mitra menjadi sekarang 20 juta mitra di seluruh Asia Tenggara, hal itu menjadikannya perusahaan internasional yang menjadi kebanggaan Indonesia,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Kevin juga mengucapkan, rasa syukur bahwa berbagai inovasi yang dijalankan oleh pihaknya selama 10 tahun terakhir mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi, sebagai terindikasikan dari survei yang dirilis oleh Lembaga Demograsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Lembaga itu menyatakan Gojek berkontribusi Rp104,6 triliun bagi pertumbuhan perekonomian di tahun 2019.
(Baca Juga: Menko Luhut Minta Gojek Terus Ngacir Bantu Pelaku Usaha Kecil )
Lihat Juga :